Dua mahasiswa dari SKHB IPB menyabet tiga penghargaan di ajang perlombaan inovasi mahasiswa berskala internasional. Lomba dilaksanakan secara daring. Dua penghargaan diraih pada SPACE UP 30 International Scientific Paper and Poster Competition di Telkom University (24/01/2021) dan satu penghargaan diraih pada 2nd International Conference on Animal Science and Veterinary Medicine di Universitas Brawijaya (23/09/2021). 

Kedua acara tersebut bertujuan untuk menyatukan ide-ide kreatif mahasiswa multi-disiplin dari berbagai negara untuk menghadapi kondisi pascapandemi COVID-19 dan memberikan solusi bagi sektor-sektor utama yang terdampak pandemi melalui konsep One Health.

Adalah Bintang Aditia Tri Wibowo dan Imam Ali Alzaini Bychaqi yang berhasil menyampaikan invensi kandidat obat antikoinfeksi Covid 19 berbasis ekstrak maggot (Hermetia illucens atau Black Soldier Fly) sebagai pengganti antibiotik konvensional. Koinfeksi Sars-CoV-2 dapat menghambat sistem imun inang, meningkatkan intoleransi terapi antibakteri, dan memperburuk prognosis. 

Agen koinfeksi utama pada Covid-19 adalah infeksi bakteri pernapasan, terutama S. pneumoniae dan H. influenzae. 

Terapi antibiotik yang tidak akurat dapat memicu antimicrobial resistance (AMR). Hal ini melatar-belakangi invensi maggot sebagai solusi alternatif pengganti antibiotik. Invensi ini telah terbukti secara in silico dan in vitro dapat membunuh tiga jenis bakteri pernapasan dengan aktivitas yang lebih baik dibandingkan antibiotik konvensional. 

Ketersediaan maggot yang melimpah, kemudahan produksi, dan kandungan peptida yang tinggi mendukung maggot sebagai komoditas sumber protein masa depan. Dengan demikian maggot memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan di masa depan.

Referensi:

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://prasetya.ub.ac.id/id/2nd-icavets-fkh-satukan-mahasiswa-dari-berbagai-negara-asia/&ved=2ahUKEwjKicX8z472AhU3SmwGHeelBCkQFnoECCcQAQ&usg=AOvVaw2s44cawppkEx3aKHpjHb31